PP IMI

Ketua KONI Pusat, Tono Suratman saat melantik Ketua umum PP IMI, Sadikin Aksa di Jakarta, Jumat (16/6/2017)
Senin, 19 Juni 2017: 23.00 WIB

Setelah Setahun, PP IMI Resmi Dilantik KONI Pusat

Dede Isharrudin

JAKARTA, JUARA.net - Meski tak ada masalah internal organisasi dan beberapa program kerja sudah berjalan selama setahun, Pengurus Pusat (PP) Ikatan Motor Indonesia Pusat masa kerja 2016–2020 baru dilantik pekan lalu. Pada Jumat (16/6/2017), PP IMI dilantik secara resmi oleh KONI Pusat.

Pelantikan Ketua Umum IMI Pusat, Sadikin Aksa beserta jajarannya dilakukan oleh Ketua Umum KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Tono K Suratman, di Hotel Crowne Plaza, Jakarta.

Saat dilantik, Sadikin Aksa mengungkapkan harapan agar IMI dapat menjadi organisasi yang semakin kuat dan besar.

IMI Pusat akhirnya diresmikan oleh KONI, meskipun tugas-tugas atau pun program kami sebenarnya telah berjalan selama lebih dari satu tahun terakhir," kata Sadikin.

"Kami juga berharap, IMI dapat menjadi organisasi yang diakui di tingkat nasional tidak hanya di olahraga saja, tetapi juga aktivitas wisatanya."

Ketua Umum IMI, Sadikin Aksa

"Saya berharap agar IMI dapat menjadi organisasi yang kuat dan besar, karena IMI tidak hanya ada sebagai organisasi yang menaungi olahraga-olahraga otomotif. Namun, IMI juga merangkul berbagai kegiatan lain seperti wisata dan lalu lintas,” tuturnya.

Berkaitan dengan keberadaan KONI Pusat, IMI juga meminta dukungan dalam memerhatikan olahraga-olahraga otomotif serta atlet-atlet yang membutuhkan pembinaan dan bantuan pemerintah baik secara moril serta materi.

Terlebih, Indonesia yang luas memiliki talenta-talenta hebat yang membutuhkan pelatihan sekaligus pembinaan secara matang.

“Semoga KONI dapat membantu kami untuk memberikan subsidi yang tepat bagi cabang-cabang olahraga yang membutuhkan. Karena sebenarnya di Indonesia, kami mengenal olahraga yang bersifat pembinaan serta olahraga yang bersifat komersil," ucap Ikin, sapaan Sadikin.

"Tentunya, para atlet yang memulai kariernya dari nol dan mengikuti olahraga yang bersifat pembinaan ini perlu didukung dan diberikan motivasi serta semangat. Sehingga, mereka mau terus berkarya dan menjadi kebanggaan Indonesia di masa yang akan datang."

Tono Suratman berharap IMI dapat menjadi lokomotif dalam mengembangkan olahraga otomotif dan sports industry yang mengiringi olahraga tersebut.

"Sekarang tren yang berkembang adalah industri olahraga. IMI harus bisa menjembatani hal tersebut dalam berbagai bentuk kegiatan yang mendukung tuntutan terbaru itu," katanya.

Selain punya kalender kompetisi rutin di berbagai displin lomba, IMI memiliki program yang bertujuan agar dapat lebih dikenal dan diakui oleh masyarakat Indonesia.

"Kami juga berharap, IMI dapat menjadi organisasi yang diakui di tingkat nasional tidak hanya di olahraga saja, tetapi juga aktivitas wisatanya,” kata Ikin.

Penulis: Dede Isharrudin
Editor: Estu Santoso
Sumber: PP IMI

TAG :

KOMENTAR

BERITA TERKAIT

VIDEO

TERKINI