SHAUN BOTTERILL/GETTY IMAGES

Edgar Davids (atas) menghindari tekel Fernando Morientes dalam pertandingan final Liga Champions antara Juventus versus Real Madrid, 20 Mei 1998.
Sabtu, 20 Mei 2017: 08.03 WIB

JUARA Klasik 20 Mei 1998; Nostalgia Juventus-Real Madrid di Final Liga Champions

Indra Citra Sena

JUARA.net - Dominasi Real Madrid di Piala/Liga Champions tidak bisa dibantah lagi. Koleksi 11 gelar merupakan yang terbanyak di antara para juara lain seperti Milan (7), Barcelona, FC Bayern, Liverpool (5), Ajax Amsterdam (4), Inter Milan, dan Manchester United (3).

Meski begitu, Madrid sempat menghilang dari sorotan pemberitaan selama 32 tahun akibat mengalami paceklik gelar Liga Champions.

Terakhir kali mereka naik podium juara adalah pada edisi 1965-1966 ketika mengalahkan Partizan di laga final.

Reputasi Madrid baru benar-benar pulih seperti sedia kala setelah menekuk Juventus di partai puncak edisi 1997-1998.

Gol tunggal Predrag Mijatovic sudah cukup untuk mengantarkan Los Blancos alias Si Putih merengkuh titel ketujuh.

Sejak awal, Madrid memang telah merasa yakin bakal menjuarai Liga Champions.

Alasan utama di balik optimisme pasukan Jupp Heynckes tidak lain adalah kembalinya dua pilar sentral, Fernando Hierro dan Christian Karembeu, yang sempat terkendala cedera beberapa pekan sebelum final.

Hierro dan Karembeu memegang peran penting dalam mematikan pergerakan poros serangan Juventus semodel Zinedine Zidane dan Alessandro Del Piero. Mereka sama sekali tidak mengizinkan lawan mengembangkan permainan.

Saat Juventus mampu mendekati gawang Madrid, Bodo Ilgner yang bertugas di bawah mistar begitu sigap menghalaunya.

Tercatat dua peluang emas I Bianconeri alias Si Putih-Hitam melalui aksi Edgar Davids dan Filippo Inzaghi dapat digagalkan secara cemerlang oleh Ilgner.

“Saya berterima kasih kepada segenap elemen tim atas kerja keras mereka sepanjang pertandingan. Titel ini saya persembahkan buat Madridista di seluruh penjuru dunia.”

Jupp Heynckes, Pelatih Real Madrid 1998

Sebaliknya, Madrid berhasil menyarangkan satu gol ke gawang Angelo Peruzzi berkat kejelian Mijatovic memaksimalkan sapuan tidak sempurna dari bek Juve, Mark Iuliano.

Striker berpaspor Serbia itu lantas melakukan sedikit gerak tipu sebelum mencetak gol kemenangan tim.

Malam itu kian sempurna bagi Madrid karena mereka disaksikan secara langsung oleh salah satu legenda terbesar, Alfredo Di Stefano, yang berandil memberikan lima gelar Piala Champions secara beruntun pada akhir dekade 1950-an.

“Saya mengucapkan selamat kepada Real Madrid. Mereka punya kiper hebat yang mementahkan dua peluang emas kami di final,” kata pelatih Juventus kala itu, Marcello Lippi.

Rekaman pertandingan final Liga Champions antara Juventus versus Real Madrid, 20 Mei 1998.
Rekaman pertandingan final Liga Champions antara Juventus versus Real Madrid, 20 Mei 1998.
DOK. BOLA

Penulis: Indra Citra Sena
Editor: Beri Bagja
Sumber: PINO BOLA dan berbagai sumber

TAG :

KOMENTAR

BERITA TERKAIT

VIDEO

TERKINI